cover pic

Tuesday, May 20, 2014

MEMORIES #13 : SEKALI LAGI


diatas tinggi sana,
bintang masih bertaburan,
dia yg setia menunggu,
kini akan senyap sepi,
harapan mungkin layu,
hati makin gusar tapi mengerti,
semakin sukar bagiku,
sukar untuk aku lepaskan.

keadaan kini telah beda,
tak ada lagi hati yang aku tunggu,
untuk selesai berdandan,
untuk berlari kelewatan,
untuk memberi paparan ikhlas,
penyeri hari-hari pagi.

dan ku telurusi jejak-jejak malam,
bintang masih bertaburan,
tapi keadaan sudah berbeda,
aku semakin kuat,
untuk tidak mendongak keatas,
kerana jika sekali aku terlihat,
aku mungkin tidak bisa berubah,
semakin berat hatiku,
untuk aku lupakan.

tak pernah ku sangka,
sejauh ini aku melangkah,
tak pernah ku sangka,
sedalam ini aku terluka,

dan bila hidup harus berputar,
biarlah terus berputar,
biarlah berputar,
kerna akan ada harapan,
sekali lagi,

seperti dulu.






                     

MEMORIES #12 : MANTAN



Mantan kekasih yang hilang datang
Ungkapkan besarnya penyesalan
Bagaimana dia menghancurkan aku
Percayalah kau tak aku sesali

Awan hitam menghantui langkahmu
Bagaimana mungkin jika itu pilihanmu
Di sini tak lagi jadi rumahmu

Relakanlah semua
Berakhirlah sudah
Dan biarkan bintang
Menuntunmu pulang
Kau tak selalu bisa

Punya waktu yang aku inginkan






Monday, April 21, 2014

LIFE JOURNAL #121 : ANJING YG SETIA MENUNGGU BINTANG


aku selalu berjaga malam 
menunggu sang bintang
setia menunggu ia bersinar
tatkala malam larut berlabuh
dia pasti muncul antara beribu
ku tahu hadirku tidak diundang
senyumku bintangnya menyapa
tapi aku tak tau dia terpaksa
aku gembira dia mencuba
 tapi malam tak selalu indah
langit tak selalu berbintang
bintangnya kian bertukar arah
hati aku jadi gelisah
bintangnya marah
dan kembali bisu di sudut sana
aku jadi buntu
aku jadi malu
bintang yg bersinar terang itu
ternyata bukan bersinar...
untuk aku






Thursday, March 27, 2014

LIFE JOURNAL #120 : BAHASA EMOSI





malam hampir menjelma pagi
disatu sudut mata redup
hati teringat terhiris-hiris
bicara tak kemana
aku sakit menelan
bertambah sakit meluah
sakit mengenangkan kebodohan
aku mengalah..
jikalau menurut mata..
peluh keringat aku dusta
langkahku tak berguna
luahan aku palsu belaka
maka aku terima seadanya
kerna dialah juri terbaik
terhandal sepanjang zaman..
aku?
pengemis tak malu berhati buta
yang tau cuma mengada

Thursday, January 2, 2014

LIFE JOURNAL #119 : BAHAGIA ITU PASTI



dan ku harap mulai detik ini
semuanya baik-baik saja
walau aku tidak tahu 
di depan ada apa
aku tak resah
aku tak endah
bahkan aku tak kisah 
kerna jika aku berhenti
aku jadi leka
aku lupa aku siapa
maka ini satu permulaan baru
aku terima semua bahaya yang datang
aku rangkul semua berita gembira
aku pegang erat apa yang ku miliki
bahagia itu satu janji
aku tidak sunyi
bahkan aku takkan sendiri lagi
kernanya kamu disisi